Pengembangan Masyarakat Berbasis Urban Farming untuk Mewujudkan Kampung Edukasi Ecogreen

Authors

  • Bayu Kurniawan Universitas Merdeka Malang
  • Nur Aisyah Putri Universitas Merdeka Malang

Keywords:

urban farming, budidaya lele, kampung mandiri pangan

Abstract

Perkembangan masyarakat modern yang diiringi dengan meningkatnya tantangan ketahanan pangan mendorong munculnya konsep pemberdayaan kampung mandiri pangan melalui integrasi urban farming dan budidaya ikan lele sebagai solusi yang relevan. Urban farming dan budidaya lele merupakan pendekatan pertanian yang memanfaatkan lahan terbatas secara optimal untuk menghasilkan sumber pangan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pemberdayaan kampung ecogreen, khususnya di RT 08/RW 03 Kelurahan Kebonsari, melalui integrasi urban farming dengan budidaya lele. Metode yang digunakan meliputi studi lapangan, observasi langsung, serta wawancara dengan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya permasalahan berupa pemanfaatan lahan yang belum optimal, terutama pada lahan terbatas yang belum dikelola secara produktif. Oleh karena itu, diperlukan upaya optimalisasi lahan agar dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan mandiri, khususnya dalam memenuhi kebutuhan protein hewani melalui budidaya lele. Selain itu, penerapan teknik moist farming untuk budidaya jamur yang dilakukan secara bersamaan juga berpotensi menghasilkan sumber pangan nabati yang dapat mendukung kebutuhan gizi masyarakat serta memberikan manfaat jangka panjang. Kondisi ekonomi masyarakat yang sebagian memiliki pendapatan tidak tetap turut memengaruhi daya beli terhadap bahan pangan, sehingga penerapan urban farming menjadi solusi yang efektif dan bermanfaat dalam meningkatkan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

References

Irfayanti, D., & Ningsih, P. W. (2021). Kemandirian pangan dengan pembuatan Budikdamber (Budidaya ikan dalam ember) di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(4), 350–359. https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i4.8815

Isjoni, M. Y. R., Ifada, B., Nazila, H., Syaputra, I., Ikhsan, M. A., Hurrahma, M., Putri, N. M., Putri, N. I. K., Yastian, N., Ramadhan, R., & Sari, T. U. (2021). Sistem aquaponik budidaya ikan dalam ember "Aquaponik Budikdamber" sebagai alternatif keterbatasan lahan. Unri Conference Series: Community Engagement, 3, 524–530. https://doi.org/10.31258/unricsce.3.524-530

Jamiati, K. N., Baskoro, G. I., & Khairunnisa, N. (2020). Penerapan budidaya ikan dalam ember "Budikdamber" pada lahan sempit dengan aquaponik di Yayasan Al-Ikhlas Cinere. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, 1, 1–4. E-ISSN: 2714-6286.

Nebore, I. D., Damopolii, I., Jeni, J., Sirait, S. H. K., & Wambrauw, H. L. (2021). Limited land use education: Budikdamber and hydroponic as an effort to meet the food needs of families during the Covid-19. Proceeding Biology Education Conference, 18(1), 95–100. https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/58068

Santoso, E. B., Aulia, B., & Widya, R. R. (2018, August). Measuring performance of urban farming for sustainable urban development in the city of Surabaya, Indonesia. 13th International Congress of Asian Planning Schools Association (APSA). EasyChair Preprint. https://easychair.org/publications/preprint/Santoso18

Susilo, H., Rikardo, R., & Suyamto, S. (2017). Pemanfaatan limbah serbuk gergaji sebagai media budidaya jamur tiram (Pleurotus ostreatus L.). Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 51–56. https://doi.org/10.30653/002.201721.16

Downloads

Published

2026-04-30